PENGORBANAN HATI

#CerpenPapua
Happy Blessed sunday Sekedar menghibur, hadir kembali dgn cerpen ala papua karya pribadi Julis Sandia, semoga berkenan.

PENGROBANAN HATI

Kisah ini bermula dari Hubungan pertemanan yang akrab antara dua orang kawan satu SMA di sebuah Kota indah, kota teluk dalam teluk, sebut saja Kota Jayapura. Adalah Derek dan Evert dua orang sahabat karib, keduanya berasal dari kota yang berbeda, namun tinggal dan sekolah di Kota Jayapura. Seperti biasa layaknya kawan karib, masa masa SMA dilalui bersama dengan penuh akrabnya, saling berbagi, saling bercerita saling membantu. Hingga suatu ketika
tibalah liburan kenaikan kelas dari kelas II ke kelas III,

Derek mengajak Evert untuk berlibur ke Kota Serui dimana keluarga Derek berada. Ever pun tidak keberatan karena Jarak Kota Serui hanya semalam naik kapal penumpang. Dalam hatinya Ever sangat menghargai Derek, sebagai sahabat karib di SMA yang sama. Orang tua keduanya sudah mengenal dan saling akbrab pula.

Ayah dan Ibu Ever sudah mengenal Derek, dan Derek pernah berlibur juga ke Kota Biak. Secara berkala jika orang tua mereka masing – masing berkunjung ke Kota Jayapura untuk melihat anak anaknya, pasti mereka saling bertemu Dari Keakraban seperti itu membuat Ever dianggap sebagai anak sendiri bagi ayah dan ibu Derek dan Derek pun demikian di mata orang tua Ever.
(ciri khas persahabatan antar kawan di Papua yang begitu dalam melibatkan hubungan orang tua)

Derek… kalo mau libur ke rumah, ajak Ever ee juga, kam dua libur di sini saja itulah pesan bunda Derek suatu ketika.
Io mam.. nan sa tanya dia..
Ever.. mama bilang ko ikut sa ka ? Io. too.. sa mau.. jawab Ever dengan serius.

Tibalah waktu liburan itu, dua sahabat Derek dan Ever berangkat ke Kota Serui, dengan Kapal penumpang PT pelni yang biasa dibilang Kapal Putih oleh masyarakat di Papua (entah kenapa). perjalanan dari Kota Jayapura ke kota Serui ditempuh hanya semalam, perjalan yang menyenangkan tentunya karena liburan sekolah sehingga banyak sekali pasra siswa yang liburan di Pelabuhan Kota Serui, kedua sahabat karib, Derek dan Ever dijemput OM ferry, Paman Derek Mereka bertiga segera menuju rumah, bersalaman dengan orang tua Derek Bunda Derek mempersilahkan mereka berdua untuk makan.

Betatas, Kangkung ditumis campur bunga pepaya, Sambalgoreng, cekalang rebus, Julung Goreng, siapa yang bisa menolaknya ?
Derek dan Ever pamit kepada orang tuanya, biasalah.. waktu liburan ini waktu yang pasbr untuk bertemu kawan kawan dan sahabat sahabat yang kebetulan sedang berlibur juga di Kota Serui

Ever.. tong dua pigi ke kk Mien ee, itu yang biasa tong lewat
di samping dong pu rumah di Jayapura.. itu. Oh.. sa baru ingat… kk de pernah bilang kalo ke serui.. mampir mampir di rumah ujar Ever mengingat ingat sesuatu

Demikianlah kegiatan kedua sahabat ini mengisi liburan, jalan jalan menikmati
Indahnya Pantai, Pemandangan alam dan Tentunya… Pemandangan sejuk wanita wanita cantik kota Serui.

di suatu hari, ketika sedang beristirahat di teras rumah bersama Derek, tiba tiba dari dalam rumah muncul seorang gadis, menyapa dengan penuh ramah memecah kehengingan sore itu ketika Derek dan Ever sedang sibuk membaca bacaan kegemaran masing masing.

KK… kk mau ikut ? nanti malam sa pu teman ulang tahun.. ujar Alien dengan senyum manisnya.
Ah.. acara gemuk kapa. jawab Derek sambil tertawa melirik ke Ever

Derek sangat menyayangi adik perempuan satu satunya ini,
adik yang selalu dijaga, yang sering membuat dia bersitegang dengan beberapa pemuda, demi melindungi adik tersayangnya.

Oh io Alienn… ini Ever, kk pu teman skola, de tukang mabuk, hahaha
Derek tertawa terbahak bahak melihat sikap kawannya Ever yang sepertinya marah

Alien dan Ever berjabat tangan sambil berkenalan secara singkat, Alien tersenyum malu malu, Ever diam saja, memberikan senyum terbaiknya lalu melanjutkan kan baca koran, namun dalam hatinya lain, ya ampun..
ini Alien itu toh, Derek de pernah cerita punya seorang adik perempuan, aduh tidakkk manis begitu, Mata bagus, rambut …,
senyum tu.. aduuuuuu tolongggggggggg, .

Ever berbicara sendiri dalam hatinya, tentunya tidak mungkin dia mengatakan
begitu di depan kawannya.

Ever… woi… serius baca sampe, bagemana ni, tong dua ikut ka trada ?
tanya Derek memecah lamunan Ever. bah ikut to… hehehe, jawab Ever.
Ok alien tong dua ikut.. sapa tau ada ka ?? hahahahaha

Derek tertawa renyah melihat adik kesayangnannya
Jiii… stoop sudah, jawab Alien tersenyum pada kakak nya lalu pamit masuk ke dalam rumah.

Sementara Ever justru tidak sabar menunggu pesta itu,
dalam benaknya ini kesempatan dia bisa lebih dekat dengan Alien, adik Sahabatnya yang memang baru pertama kali ini dilihatnya, rupanya pada waktu kedatangan Derek dan Ever, Alien sedang berkunjung ke Nenek nya di Kampung sebelah

Pesta ulang tahun berjalan dengan baik, layaknya pesta anak muda,semua berjalan lancar saling berkenalan dengan kawan kawan Alien, dan sahabat sahabat lainnya, namun.. hati Ever sudah terlanjur gelisah, betapa tidak.. diantara semua gadis yang hadir malam itu, tetap saja dimatanya Alien paling manis, paling bersahaja, sikap sopan dan gaya berbicara yang ramahnya,
senyum nya, tatapan matanya yg agak sayu….

Adohh.. kenapa sa bertemu ade semanis ini..
Adooh.. kenapa bertemu di sini.
Adoh.. kenapa mesti Derek pu ade. Ahh kimai sehh.. Derek ko bikin sial skali Ahh….. Umpat Ever dalam hati

KK.. sa bisa dansa dengan KK ? Alien tiba tiba datang membuyarkan lamunan Ever.. Everk melirik ke Derek,
rasanya canggung sekali, walau Soal pesta ulang tahun bukan hal baru bagi Ever namun.. aduh ini Alien, adik kandung
Derek sahabatnya, rasanya salah tinggkah juga, gerutu ever di hati.

Derek tersenyum datar, Ever dan Alien pun melantai,
diiringi alunan lagu lagu cinta berirama slow Ever dan Alien berdansa. Dalam hatinya Ever ingin sekali memeluk erat tubuh gadis di depan matanya ini seperti pasangan yang lainnya, tapi smua itu ditahannya, rasa canggung dan kurang enak hati pada Derek sahabatnya, membuat kedua Pasangan ini berpelukan seadanya, dengan penuh sopan santun

Kk.. mama sering cerita ttg kk,
mama bilang K Derek punya teman baik namanya K Ever jadi rupanya ini kak tohh Alien tersenyum, senyum yang bagi Ever, sungguh…terlalu indah.

Ia ade.. sa Ever jawab Ever singkat.
lagu semakin syahdu, sementara Derek sibuk sendiri dengan kawan kawan dan beberapa gadis kenalannya, namun sesekali melirik ke arah Ever dan Alien, mungkin mengawasi, mungkin sekedar melihat..

begitulah Derek.. protektif namun sangat menyayanyi adiknya Alien, betapa tidak tampilan fisiknya dan parasnya yang indah serta
sikap perilakunya, membuat Alien adalah Bunga Komplek, Disanjung banyak Pria maupun wanita. Selalu menjadi Idola siapa saja di komplek suatu hal yang membuat Derek cukup kerja keras selama masih tinggal di rumah :).

singkat cerita, waktu terus bergulir, pesta pun usai, hari hari liburan sekolah pun berakhir Derek dan Ever bersiap akan berangkat kembali ke Kota Jayapura sesuai jadwal kapal yang ada Mendekati hari hari kembalinya mereka berdua ke Kota Jayapura, pergolakan bathin Ever makin meningkat dia begitu terkesan dan bisa dikatakan, Love at the first sight…
disisi lain, Ever sangat kuatir hal itu akan sangat mempengaruhi arah hubungan persahabatannya dengan Derek yang sudah berjalan sekian lama dan begitu dalam melibatkan kedua orang tua masing masing…

Ever tak mampu….
ditahannya dalam dalam perasaan itu
Alien sendiri yang sejak pesta malam itu banyak sekali menunjukkan perhatian
pada EVer sering sekali menatap dengan tatapan sayu.. dalam hatinya Alien ingin.. ada sebuah kalimat keluar dari mulut Ever. KK… ko bilang ka.. kk ko bilanng ka….. itulah harapan paling rahasia di dalam relung
hati seorang gadis bernama Alien, yang tak seorang pun mengetahui.

Rupanya perasaan kedua insan ini sama, namun sebagai gadis santun dalam keluarga yang sangat mengerti akan aturan aturan adat ketimuran Alien sangat
menjaga Image dan Wibawanya. Sementara di lain pihak, Ever apa lagi.. sudah barang tentu akan memilih mengorbankan perasaanya, dari pada retaknya sebuah hubungan yang lebih besar….

Derek dan Ever akhirnya berangkat kembali ke kota Jayapura diantar oleh orang tua Ever, Om Feery dan tentunya Alien..
Alien lebih banyak membisu.. menahan kedongkolan hatinya, merasa liburan ini terlalu cepat, sehingga dia harus berpisah dengan Kakak tersayang nya Derek, yang begitu perhatian dan menjaganya
sejak kecil, dan tentunya yg lebih mendongkolkan hatinya, dia harus berpisah dengan Ever, sahabat kakaknya justru ketika ada sebuah rasa yang lain yang mulai menggelitik relung hatinya.

penampilan Ever yang tenang membuat Alien pun terpesona pada pandangan pertama, lagi pula mungkin karena terlalu seringnya bunda Alien bercerita ttg Ever, tentang kebaikannya pada Derek,dan betapa mereka berdua sangat akrab, itu semua ikut andil dalam menumbuhkan rasa suka
dalam diri Alien pada Ever.( kalo Derek tau ni memang….. bar kaco langsung..)

Berpelukan antar saudara dan orang tua, tentunya antara Ever dan Alien hanya berjabat tangan Derek dan Ever pun berangkat kembali ke Kota Jayapura, dan lirikan mata, senyuman malu malu
Alien melepas kepergian kedua Kakaknya itu…
sampe detik ini begitu membekas di kalbu Ever.

Perasaan cinta yg dipendam, tak bisa terungkapkan karena rumitnya perubahan hubungan yang akan terjadi dan berapa pertimbangan, membuat Ever hanya merintih. dalam hatinya Ever berkata..
Alien… andai ko bukan Derek Pu ade..
sa tra tipu tapi, tiap bulan sa tiba dgn kapal putih
biar tong dua bisa bertemu .

Kini… Ketika akhirnya Ever menerima telepon dari Derek di Kota Jayapura,
Bahwa Adiknya Alien akan menikah, Ever hanya tersandar di pinggir bangku tua kantin kampusnya sebuah Universitas di pulau Jawa.

Ditutupnya lembaran kisah hatinya, dikuburnya dalam dalam
semuanya itu, Tak terasa.. ada yang basah di ujung kelopak matanya,
Selamat berbahagia Alien..
tong dua memang tidak ditakdirkan bersatu..

= SEKIAN =
———————————-
November 2013, Dilorong Kehidupan, Julis Sandia
Ini adalah cerita rekaan semata, mohon maaf bila ada kesamaan tokoh dan peristiwa. Gmbar pada cerpen adalah ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s